Mesin fotokopi Toshiba e-STUDIO 2021AC

Published by

on

Mesin fotocopy Toshiba e-studio 2021AC & 2521AC

Mesin fotocopy Toshiba e-STUDIO 2021AC adalah mesin multifungsi (MFP) warna ukuran A3 yang cocok untuk kelompok kerja kecil hingga menengah.

Performa & Kapasitas

Kecepatan Cetak/Copy: 20 halaman per menit (ppm) untuk A4 (hitam putih & warna)

Ukuran Kertas: Maksimal A3 (minimal A5-R)

Kapasitas Kertas: Standar 1.200 lembar (2×550 lembar kaset + 100 lembar bypass)

Kapasitas Duplex: Otomatis (bolak-balik) standar

Volume Cetak Maksimal: 100.000 halaman per bulan

Kualitas & Layar

Resolusi: Mencapai 3600 × 1200 dpi

Layar Sentuh: 10.1 inci (26 cm) berwarna dan dapat diatur kemiringannya (tilt)

Waktu Pemanasan (Warm-up): 14 detik

Spesifikasi Mesin

Memori: RAM 4 GB

Penyimpanan: SSD 128 GB Toshiba Secure

Konektivitas: Ethernet 10/100/1000 Base-T, USB 2.0 High-speed, Wi-Fi Direct, dan Mobile Printing (AirPrint, Mopria)

Dukungan Sistem: Windows, Mac OS, Linux, UnixDimensi (Unit Only): 575 mm (Lebar) × 586 mm (Kedalaman) × 787 mm (Tinggi)Berat Unit: Sekitar 57 Kg.

Informasi lengkap untuk sewa/rental mesin fotocopy Toshiba Estudio 2021AC dapat menghubungi :

WA : 0882.2906.5281

Berikut adalah spesifikasi teknis lengkap untuk mesin fotocopy / Multifunction Printer (MFP) Toshiba e-STUDIO 2021AC:

1. Umum (General Specifications)

  • Fungsi Utama: Print, Copy, Scan, dan Fax (Opsional).
  • Tipe Cetak: Warna & Hitam-Putih (A3 Color MFP).
  • Kecepatan Cetak/Salin:
    • A4: Hingga 20 ppm (halaman per menit) untuk Warna & Mono.
    • A3: Hingga 10 ppm.
  • Waktu Pemanasan (Warm-up Time): Sekitar 13.1 – 14 detik.
  • Panel Kontrol: Layar Sentuh Warna 10,1 inci (Multi-Touch).
  • Memori RAM: 4 GB.
  • Penyimpanan Data: SSD 128 GB Toshiba Secure Self-Encrypting.
  • Dimensi Utama (Unit Only): 575 mm (Lebar) × 586 mm (Kedalaman) × 662–787 mm (Tinggi) (tergantung konfigurasi aksesoris).
  • Berat Unit: Sekitar 57 – 58.9 kg.

2. Penanganan Kertas (Paper Handling)

  • Ukuran Kertas:
    • Kaset Standar: A5R – A3 (Gramatur: 60 – 163 g/m²).
    • Bypass Tray: 100 x 148 mm – A3, Amplop (Gramatur: 60 – 209 g/m²).
  • Kapasitas Kertas Standard / Maksimum:
    • Standar: 350 lembar (1x Kaset 250 lembar + Bypass Tray 100 lembar) (bisa dikonfigurasi hingga 1.200 lembar dengan kaset tambahan).
    • Maksimum: Hingga 2.900 lembar (dengan opsional External Paper Feed Pedestal).
  • Pencetakan Dua Sisi (Automatic Duplex): Standar (A5R–A3).

3. Spesifikasi Cetak & Fotocopy (Print & Copy)

  • Resolusi Cetak:
    • 600 x 600 dpi (3-bit).
    • Hingga 3.600 x 1.200 dpi (dengan PostScript driver / smoothing).
  • Waktu Salinan Pertama (First Copy Out Time):
    • Hitam Putih: ~7,1 detik.
    • Warna: ~9,5 detik.
  • Fitur Zoom (Fotocopy): 25% hingga 400% (pada kaca Platen).
  • Bahasa Cetak (PDL): PCL5e, PCL5c, PCL6, PS3 (PostScript 3), PDF, XPS, JPEG.

4. Spesifikasi Pemindaian (Scan)

  • Resolusi Pemindaian: 100 / 150 / 200 / 300 / 400 / 600 dpi.
  • Kecepatan Scan: Hingga 73 ipm (halaman per menit) pada 300 dpi (menggunakan RADF).
  • Format File Scan: JPEG, TIFF, PDF (Multi/Single Page), Secure PDF, Slim PDF, Searchable PDF (OCR opsional).
  • Fitur Scan: Scan to USB, Scan to E-Mail, Scan to File (SMB/FTP), Scan to Cloud (Google Drive, Microsoft 365, SharePoint).

5. Konektivitas & Dukungan Sistem

  • Antarmuka Utama:
    • Ethernet 10Base-T/100Base-TX/1000Base-T (LAN)
    • USB 2.0 High-Speed
  • Konektivitas Opsional: Wireless LAN (Wi-Fi 802.11b/g/n), Bluetooth, Wi-Fi Direct.
  • Dukungan Mobile Printing: AirPrint, Mopria Print Service, e-BRIDGE Print & Capture.
  • Sistem Operasi yang Didukung: Windows (8.1/10/11, Server 2012/2016/2019/2022), macOS (10.12 ke atas), Linux, Unix, Citrix.

6. Fitur Keamanan (Security)

  • SSD Self-Encrypting Data dengan enkripsi kuat.
  • Proteksi Trusted Platform Module (TPM).
  • Akses terenkripsi/autentikasi pengguna untuk mengamankan data cetak dan dokumen.

Berikut adalah beberapa keunggulan utama dari mesin fotocopy / MFP Toshiba e-STUDIO 2021AC:

1. Kualitas Cetak Warna Beresolusi Tinggi

  • Menggunakan teknologi cetak warna canggih Toshiba (e-BRIDGE Next) yang mampu menghasilkan dokumen warna tajam, jernih, dan konsisten.
  • Mendukung resolusi hingga 3.600 x 1.200 dpi (dengan smoothing), sangat ideal untuk brosur, laporan bisnis, maupun presentasi profesional.

2. Efisiensi & Hemat Energi

  • Dilengkapi dengan fitur ramah lingkungan yang mengoptimalkan konsumsi daya listrik.
  • Waktu pemanasan awal (warm-up time) sangat singkat (sekitar 13–14 detik), sehingga siap digunakan dengan cepat tanpa membuang banyak daya.

3. Pengoperasian Sangat Mudah (User-Friendly)

  • Menggunakan layar sentuh besar berukuran 10,1 inci dengan antarmuka berbasis ikon layaknya smartphone atau tablet.
  • Alur kerja (workflow) dapat disesuaikan (customizable) agar tugas harian yang sering dilakukan bisa diselesaikan hanya dalam satu sentuhan.

4. Fitur Keamanan Data Tingkat Tinggi

  • Dilengkapi penyimpanan SSD Self-Encrypting bawaan Toshiba yang melindungi dokumen dan data perusahaan dari risiko kebocoran data atau peretasan.
  • Fitur Secure Print dan autentikasi pengguna memastikan dokumen sensitif tidak dapat diambil oleh sembarang orang di mesin.

5. Konektivitas & Mobile Printing Modern

  • Mendukung pencetakan langsung dari perangkat mobile (smartphone/tablet) menggunakan AirPrint dan Mopria.
  • Mendukung integrasi dengan layanan Cloud (seperti Google Drive, OneDrive, dan Microsoft 365) untuk melakukan scan-to-cloud atau print-from-cloud secara langsung dari panel mesin.

6. Ukuran Ringkas (Compact Design) untuk Kelas A3

  • Desainnya tergolong terbilang hemat tempat (compact footprint) jika dibandingkan dengan MFP warna kelas A3 pada umumnya, sehingga cocok diletakkan di ruang kantor dengan area terbatas.

7. Biaya Operasional Efisien & Andal

  • Komponen mesin dirancang memiliki daya tahan tinggi (heavy duty) dengan frekuensi perawatan yang relatif rendah, menjadikannya pilihan yang ekonomis untuk penggunaan jangka panjang di lingkungan perkantoran skala kecil hingga menengah.

Masa pakai (lifespan) dan ketahanan mesin fotocopy Toshiba e-STUDIO 2021AC terbilang sangat tinggi di kelasnya, karena dirancang khusus untuk kebutuhan cetak kelas bisnis/perkantoran menengah (commercial-grade).

1. Total Durabilitas (Total Lifespan)

  • Masa Pakai Keseluruhan: Mesin ini dirancang untuk memiliki daya tahan (lifespan) total hingga ~670.000 halaman.
  • Umur Operasional (Tahun): Dalam penggunaan kantor normal (rata-rata 3.000–8.000 lembar/bulan), mesin ini umumnya dapat bertahan 5 hingga 7+ tahun dengan performa stabil, asalkan rutin dilakukan pemeliharaan berkala (preventive maintenance).

2. Kapasitas Cetak Bulanan (Duty Cycle)

  • Volume Cetak Bulanan Disarankan: Optimal di angka 3.000 hingga 11.000 halaman per bulan.
  • Maksimum Beban Kerja (Duty Cycle): Mampu menangani lonjakan cetak harian/bulanan hingga puluhan ribu halaman tanpa menurunkan stabilitas komponen.

3. Daya Tahan Komponen Utama & Konsumsi (Consumables)

Komponen bawaan Toshiba tergolong memiliki yield (ketahanan) yang panjang, sehingga frekuensi penggantian sparepart relatif jarang:

  • Toner (T-FC425):
    • Toner Hitam (Black): Hingga ~38.000 halaman.
    • Toner Warna (Cyan, Magenta, Yellow): Hingga ~33.000 halaman per warna.
  • Drum & Developer: Komponen pengganti (Drum Unit) memiliki daya tahan yang tinggi (biasanya berkisar antara 60.000 – 100.000+ halaman bergantung pada mode cetak warna/mono).

4. Faktor yang Mempengaruhi Masa Pakai

Agar mesin Toshiba e-STUDIO 2021AC dapat mencapai masa pakai maksimal:

  1. Penggunaan Toner Original: Menggunakan toner palsu/refill berkualisi rendah dapat mempercepat kerusakan pada Drum Unit dan Developer.
  2. Kualitas Kertas: Gunakan kertas yang bersih dan bebas debu berlebih untuk mencegah keausan pada roller penarik kertas.
  3. Servis Berkala: Melakukan pembersihan kaset, kaca scan, dan pembuangan sisa toner secara rutin oleh teknisi berpengalaman.
  4. Lingkungan Kerja: Ditempatkan di ruangan bersuhu stabil (ber-AC) dan terhindar dari debu/kelembapan ekstrem.

Mesin fotocopy / MFP Toshiba e-STUDIO 2021AC ditenagai oleh platform arsitektur e-BRIDGE Next, yang memungkinkannya terintegrasi dengan berbagai perangkat lunak (software) untuk manajemen dokumen, keamanan, cetak cloud, hingga pemantauan perangkat.

Kategori dan jenis software yang dapat dipadukan dengan Toshiba e-STUDIO 2021AC meliputi:

1. Aplikasi Ekosistem Toshiba (Native e-BRIDGE Software)

Toshiba menyediakan ekosistem lunak resmi untuk memaksimalkan kinerja mesin:

  • e-BRIDGE Print & Capture: Aplikasi perangkat seluler (iOS & Android) untuk mencetak (print) dokumen/foto secara langsung dari smartphone atau menyimpan hasil scan langsung ke ponsel.
  • e-BRIDGE CloudConnect (ECC): Software manajemen berbasis cloud untuk memantau status mesin, sisa toner, dan gangguan teknis secara real-time oleh tim IT/vendor.
  • e-BRIDGE Capture & Store: Software otomatisasi alur kerja (workflow) yang mampu mengekstrak data (barcode, zona OCR) dari dokumen fisik yang di-scan dan mengirimkannya secara otomatis ke folder server atau database perusahaan.
  • TopAccess: Antarmuka web internal (Web Utility) berbasis IP Address untuk administrator IT dalam mengelola pengaturan mesin, hak akses pengguna, dan alamat email.

2. Software Manajemen Cetak & Keamanan (Print Management & Accounting)

Untuk mengontrol biaya operasional, melacak kuota cetak per divisi, dan menerapkan autentikasi (Pull-Printing):

  • PaperCut MF: Salah satu software manajemen cetak paling populer yang terintegrasi penuh dengan panel layar Toshiba e-STUDIO 2021AC untuk otentikasi kartu/PIN, pelaporan biaya, dan cetak teraman (Follow-Me Printing).
  • e-FOLLOW / YSoft SafeQ: Perangkat lunak tingkat enterprise untuk kontrol otorisasi pengguna, pematuhan regulasi keamanan data, dan pembatasan fitur (misal: membatasi akses cetak warna hanya untuk departemen tertentu).
  • Equitrac / Kofax ControlSuite: Untuk memantau, mengalokasikan, dan memutus beban biaya cetak di lingkungan kerja skala besar.

3. Aplikasi Cloud Integrasi (e-BRIDGE Plus Apps)

Mesin ini mendukung aplikasi plug-and-play yang dipasang langsung di panel layar untuk terhubung ke penyimpanan cloud tanpa membutuhkan PC:

  • Google Workspace / Google Drive: Langsung scan-to-drive atau cetak berkas dari Google Drive.
  • Microsoft 365 (OneDrive & SharePoint Online): Pemindaian dan pengambilan dokumen bisnis langsung dari cloud Microsoft.
  • Dropbox & Box: Integrasi pencetakan dan penyimpanan dokumen langsung dari akun cloud.

4. Software Manajemen Dokumen & OCR (Document Management Systems)

  • Kofax AutoStore / Kofax Power PDF: Mengubah hasil scan kertas menjadi berkas digital yang dapat diedit atau dicari (Searchable PDF, Word, Excel) serta mengirimkannya ke alur kerja bisnis secara otomatis.
  • e-BRIDGE Re-Rite: Perangkat lunak OCR (Optical Character Recognition) khusus Toshiba untuk mengonversi gambar dokumen tercetak menjadi format teks aktif (DOCX, XLSX, Searchable PDF).
  • Dokumenten/DMS Pihak Ketiga: Terhubung lancar dengan platform seperti DocuWare, M-Files, Laserfiche, atau SharePoint.

Layanan (service) rutin dan perawatan berkala pada mesin fotocopy Toshiba e-STUDIO 2021AC (maupun seri 2021A) sangat penting untuk menjaga kualitas cetak, mencegah paper jam (kertas tersangkut), serta memastikannya mencapai masa pakai maksimal.

Pemeliharaan rutin biasanya terbagi menjadi pemeliharaan mandiri (harian/mingguan) dan layanan teknisi (preventive maintenance berkala):

1. Perawatan Rutin Mandiri (Pengguna / Tim Internal)

Dapat dilakukan sendiri oleh pengguna kantor secara berkala:

  • Pembersihan Kaca Platen & Strip Kaca RADF:
    • Bersihkan kaca pemindai (platen glass) menggunakan kain microfiber halus yang sedikit dilembapkan. Hal ini mencegah munculnya garis hitam pada hasil scan atau copy.
  • Pembersihan Roller Penarik Kertas (Feed Rollers):
    • Lap penarik kertas pada kaset (tray) dan bypass tray dari penumpukan debu kertas agar tidak sering terjadi paper jam.
  • Pembersihan Led/Kaca Pemindai Laser (Charger Cleaner):
    • Gunakan pembersih pemutar (cleaner wand) yang terdapat di dalam pintu depan mesin untuk membersihkan elemen pemancar laser/pencetak dari residu toner.
  • Pengosongan Botol Pembuangan Toner (Waste Toner Box):
    • Ganti atau kosongkan waste toner box jika indikator di layar utama telah memberikan peringatan (warning).

2. Servis Berkala oleh Teknisi Resmi / Profesional

Servis teknis umumnya dilakukan per 10.000–20.000 lembar atau interval 3–6 bulan sekali:

A. Pembersihan Komponen Dalam (Internal Cleaning)

  • Optical Unit: Memilih & membersihkan lensa, cermin, dan sensor optik agar kualitas scan/salinan tetap jernih.
  • Transfer Belt Unit: Pembersihan residu toner pada Primary/Secondary Transfer Belt untuk mencegah noda atau warna belang.
  • Sensor & Gear Drive: Pembersihan penumpukan debu pada sensor jalur kertas, roda gigi (gears), dan motor penggerak.

B. Pelumasan & Penyesuaian Mekanis

  • Pelumasan (Lubrication): Pemberian gemuk/pelumas khusus (high-temp grease) pada bushing, bearing, dan gigi mekanis di area tinggi gesekan.
  • Pengecekan Kalibrasi Warna: Penyesuaian registrasi warna (Color Calibration/Auto Color Adjustment) agar paduan warna Cyan, Magenta, Yellow, dan Black tetap presisi.

C. Penggantian Komponen Aus (Periodic Replacement Parts)

Setiap interval pemakaian tertentu (biasanya 50.000–100.000+ cetakan bergantung suku cadang), teknisi akan mengganti komponen consumable seperti:

  • Feed & Pick-up Rollers: Karet penarik kertas yang sudah aus/licin.
  • Cleaning Blade: Pisau pembersih drum/transfer belt untuk mencegah goresan garis pada hasil cetak.
  • Developer Unit: Penggantian serbuk developer apabila ketajaman warna mulai menurun.
  • Fusing Unit (Pemanas): Pemeriksaan/penggantian fuser roller atau fuser belt agar toner dapat merekat sempurna pada kertas tanpa luntur.

Tips Tambahan Perawatan

  1. Gunakan Kertas yang Kering & Berkualitas: Kertas lembap dapat menyebabkan kertas tersangkut dan mempercepat kerusakan fusing unit.
  2. Gunakan Toner Original: Toner refill/palsu sering kali merusak drum unit dan mempercepat penumpukan kotoran di dalam mesin.

Mesin fotocopy warna Toshiba e-STUDIO 2021AC menggunakan seri toner khusus Toshiba T-FC425 (CMYK: Black, Cyan, Magenta, Yellow).

1. Kode & Tipe Toner

  • T-FC425P-K: Toner Hitam (Black).
  • T-FC425P-C: Toner Biru (Cyan).
  • T-FC425P-M: Toner Merah (Magenta).
  • T-FC425P-Y: Toner Kuning (Yellow).

2. Estimasi Hasil Cetak (Page Yield)

Toner seri T-FC425 memiliki kapasitas cetak (yield) yang sangat tinggi untuk kelas kantor menengah (berdasarkan cakupan standar 5% per halaman):

  • Toner Hitam (Black): Hingga ~38.000–39.000 halaman.
  • Toner Warna (C, M, Y): Hingga ~33.000–33.800 halaman per tabung warna.

3. Jenis-Jenis Toner di Pasaran

  1. Toner Original (OEM Toshiba)
    • Ciri-ciri: Menggunakan kemasan resmi Toshiba, terdapat segel dan chip original.
    • Kelebihan: Hasil warna akurat, konsisten, tidak berisiko merusak Drum Unit atau Developer, dan menjaga garansi mesin.
    • Estimasi Harga: Sekitar Rp 1,600.000 – Rp 2.500.000+ per warna/tabung.
  2. Toner Compatible (Pihak Ketiga)
    • Ciri-ciri: Tabung rakitan pabrikan non-Toshiba tetapi dirancang presisi untuk e-STUDIO 2021AC.
    • Kelebihan: Biaya cetak per lembar jauh lebih hemat dibanding original.
    • Estimasi Harga: Sekitar Rp 500.000 – Rp 1.000.000 per tabung (bergantung pada merek compatible).
  3. Serbuk Refill / Tabung Isi Ulang
    • Ciri-ciri: Hanya serbuk toner (biasanya per 500 gram atau 1 kg) ditambah penggantian chip toner.
    • Kelebihan: Opsi paling murah dari segi biaya awal.
    • Risiko: Jika kualitas serbuk kurang bagus, toner tidak merekat sempurna, mudah rontok, atau mempercepat keausan cleaning blade dan drum.

4. Fitur & Keunggulan Sistem Toner Toshiba

  • Auto-Toner Sensor: Mesin akan mendeteksi kerapatan serbuk dan sisa persentase toner secara otomatis di layar panel utama.
  • Easy Replacement: Penggantian cartridge sangat mudah dilakukan tanpa butuh perkakas/alat khusus (cukup diputar dan ditarik keluar).
  • Fitur Anti-Waste: Menggunakan formula serbuk polimer halus yang meminimalisir residu buangan di Waste Toner Box.

Mesin fotocopy Toshiba e-STUDIO 2021AC menggunakan sistem operasi berbasis Linux dan terhubung ke jaringan kantor, sehingga secara teoretis rentan terhadap celah keamanan (vulnerabilities).

Pada pertengahan 2024, para peneliti keamanan siber menemukan puluhan celah kerentanan (lebih dari 40 kerentanan, termasuk CVE-2024-27143 hingga CVE-2024-27180) yang memengaruhi banyak model printer MFP Toshiba, termasuk seri 2021AC. Celah tersebut mencakup risiko Remote Code Execution (eksekusi kode jarak jauh), Privilege Escalation, hingga kebocoran kredensial jika perangkat terhubung langsung ke internet tanpa pengamanan.

Namun, jenis serangan ini umumnya bukan berupa virus komputer biasa yang menyebar secara otomatis, melainkan eksploitasi celah jaringan (network vulnerabilities).

Cara Mencegah dan Mengamankan Mesin dari Ancaman:

1.Batasi Akses Jaringan Lokal (Jangan Ekspos ke Internet Publik):Langkah Utama.

Pastikan panel web admin (TopAccess) atau IP address mesin fotocopy tidak langsung diekspos ke internet publik. Gunakan jaringan lokal (LAN) internal atau VPN kantor.

Verifikasi: Coba akses alamat IP mesin dari luar jaringan internet kantor; jika tidak bisa diakses, pengaturan ini sudah aman.

2.Perbarui Firmware (Update Firmware Terbaru):Penambalan Celah (Patch).

Toshiba telah merilis pembaruan perangkat lunak (firmware patch) untuk menutup celah-celah keamanan tersebut. Hubungi vendor atau teknisi resmi Toshiba langganan Anda untuk memeriksa dan memperbarui versi firmware mesin.

Verifikasi: Cek versi firmware terbaru melalui halaman administrator web (TopAccess) di bagian informasi perangkat.

3.Ubah Kata Sandi Default Administrator:Keamanan Akses.

Ganti username dan password default pabrik untuk akses administrator di menu TopAccess guna mencegah pihak tidak dikenal mengubah konfigurasi mesin.

Verifikasi: Lakukan logout lalu login kembali menggunakan password baru yang telah dibuat.

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari PT CENTRAL JAYA NOBLE

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca