Sejarah mesin fotocopy Canon

Published by

on

Sejarah mesin fotocopy Canon mulai dari upaya perusahaan untuk mendiversifikasi bisnisnya dari kamera ke peralatan kantor pada tahun 1960-an

Berikut adalah tonggak sejarah utama mesin fotocopy Canon:

  • Pengembangan Sistem NP (1965): Saat Xerox memegang monopoli paten atas proses xerografi (kertas biasa), Canon berhasil mengembangkan teknologi elektrofotografi sendiri yang disebut NP System (New Process) pada tahun 1965 untuk menghindari pelanggaran paten.
  • Canofax 1000 (1965): Produk pertama Canon di pasar mesin bisnis yang menjadi cikal bakal ekspansi mereka ke teknologi penggandaan dokumen.
  • NP-1100 (1970): Mesin fotocopy kertas biasa (PPC) pertama produksi Jepang yang menggunakan teknologi NP System milik Canon.
  • Ekspansi Global (1970-an): Pada tahun 1969, perusahaan berganti nama menjadi Canon Inc. seiring dengan fokus baru pada peralatan elektronik dan kantor. Mereka kemudian menandatangani perjanjian lisensi silang dengan Xerox pada tahun 1978 setelah persaingan paten yang panjang.
  • Era Digital (1990-an – 2000-an): Canon meluncurkan seri ImageRUNNER (seperti ImageRUNNER 6000 pada tahun 1999), yang menandai peralihan dari mesin fotocopy analog ke perangkat multifungsi digital yang terhubung dengan jaringan komputer. 

Mesin fotocopy (termasuk merek Canon) mulai populer secara luas oleh lembaga pemerintah dan perusahaan besar sejak era 1970-an

Apakah Anda ingin mengetahui lebih lanjut mengenai perbandingan fitur antara seri mesin fotocopy Canon yang terbaru saat ini?

Untuk informasi lebih lengkap mengenai pembelian dan penyewaan / rental mesin fotocopy ini dan juga untuk toner maupun sparepart serta jasa service dapat menghubungi nomor telepon di bawah ini :

WA : 0882.2906.5281
email : susantoricoh@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Chat Icon

Eksplorasi konten lain dari PT CENTRAL JAYA NOBLE

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca